
Survey Geolistrik Air Tanah call 082219358074 - Air
merupakan salah satu kebutuhan pokok
bagi kehidupan manusia. Seiring dengan laju pertumbuhan kehidupan manusia, maka kegiatan pemanfaatan air pun semakin meningkat. Hal ini juga mengakibatkan stok
air juga semakin meningkat. Stok air tersebut untuk memenuhi kebutuhan dari
rumah tangga maupun untuk keperluan industri yang semakin berkembang pesat.
Salah satu
usaha pemenuhan akan kebutuhan air tanah tersebut yaitu menggunakan sumur bor.
Tahapan pembuatan sumur ini tidak hanya sekedar melakukan pengeboran saja namun
juga ada penelitian atau survey menggunakan metode geolistrik. Dengan
geolistrik ini maka prediksi mengenai kualitas air yang ada di dalam tanah
calon lokasi sumur akan tepat serta akurat.
Survey Geolistrik
Survey
dengan metode geolistrik ini memiliki maksud untuk melakukan prediksi awal
keberadaan bebatuan yang memiliki guna untuk akuifer dari sumur bor nantinya. Dari
hasil penerapan metode geolistrik ini kan memberikan
paparan jelas mengenai kondisi bebatuan bawah tanah yang meliputi tingkat
ketebalan, sejauh mana kedalamannya, serta bagaimana penyebaran tumpukan
batuan tersebut.
Beberapa
tahapan yang mesti dilakukan dalam kegiatan cek geolistrik air tanah ini.
Tahapan proses ini terbagi menjadi beberapa tahapan yang saling berkesinambungan
dalam pelaksanaannya.
Tahapan
pertama adalah mobilisasi atau pendatangan beberapa alat geolistrik air tanah
serta bahan-bahan yang akan digunakan termasuk dalam proses pengeboran sumur
nantinya. Proses pendatangan ini juga seiring dengan penentuan jumlah personel
atau tim yang dibutuhkan pada tahap pengerjaan. Biasanya proses ini dilakukan
dengan bertahap menyesuaikan dengan keperluan di lapangan.
Tahapan
kedua yang dilakukan dalam kegiatan geolistrik air tanah ini berupa persiapan
lapangan. Tahapan ini menyangkut dengan kegiatan pembersihan semua alat yang
digunakan serta lokasi yang akan dijadikan proyek. Selain itu juga menata
segala kesiapan yang ada di lapangan
agar kerjanya nanti bisa berjalan dengan maksimal. Selain itu
juga mulai mempersiapkan tampungan lumpur dari hasil pengeboran.
Selanjutnya,
di tahapan kedua juga dilakukan penanaman kerangka
pengaman untuk mesin yang akan digunakan serta pengaturan aliran luapan lumpur
nantinya. Setelah lokasi siap selanjutnya adalah penyetingan mesin yang akan
digunakan. Tujuannya agar mesin bisa menyesuaikan dengan keadaan lokasi.
Langkah terakhir dalam tahap kedua ini adalah menyediakan air untuk proses
pengadukan lumpur.
Setelah
tahapan kedua geolistrik air tanah, selanjutnya adalah proses pelaksanaan
pengeboran/pembuatan sumur bor yang terdiri dari 4 tahapan yang berpatokan pada standar
pengoperasian yang benar. Sedangkan titik yang dibor adalah hasil pemetakan
dari kegiatan survey geolistrik yang dilakukan di tahap sebelum pelaksanaan
proyek.
Dengan
mapping yang sudah ada maka air tanah bisa didapatkan dengan tepat. Kualitas air tanah dengan menggunakan metode
geolistrik ini juga terjamin kualitas
kebersihan dan kelayakan untuk dikonsumsi maupun kebutuhan pabrik industri.



0 komentar:
Posting Komentar